Selasa, 28 Mei 2013

Seni rupa dan kegilaannya...

Aku dulu gak pernah terpikir punya kesempatan untuk masuk ke dunia seni. Apalagi seni rupa. Menurutku itu ilmu yg sangat tinggi. Karena seni itu gila, dan aku hampir gila juga ketika masuk ke dunia seni. Hahaha.
Berawal dari lomba YASERI di Jakarta (Yayasan Seni Rupa Indonesia) tahun 2008. Aku masih kelas 1 SMA. Seumur-umur aku ikut lomba menggambar atau mewarnai itu gak pernah menang. Ciyus. Waktu itu aku iseng ikutan nggambar karena bosen belajar pelajaran, akhirnya suka nongkrong di ruang seni SMA ku (SMA N 8 Yogyakarta), dan jadilah sebuah gambar yang judulnya “Ancaman dan Kepolosan”. Dikirim ke Jakarta, daaaaannn lolos coy. Aku dan 10 org temenku yg lain berangkat ke Jakarta karena kami masuk ke 100 besar finalis se-Indonesia. Aku menang kategori Karya Terbaik Lukisan On The Spot Lomba Lukis Remaja Nasional, alhamdulillah J
Dan dari sinilah semua berawal. Mulai dari situ, kegilaan menjadi pekerja seni di mulai. Kelas 1 SMA aku masih sangat semangat. Dalam setaun aku bisa melukis sampe minimal 5 lukisan. Dan waktu itu aku udah bisa pake kanvas + cat minyak atau acrylic. Lukisan demi lukisan bermunculan. Entah bagus atau jelek, tapi aku gak berhenti melukis. Sisi negatifnya, melukis jadi sering kujadikan alasan untuk bolos pelajaran. Aku pernah seminggu gak masuk kelas, alasannya mau melukis. Tapi kenyataannya aku tidur di ruang seni seharian. Keluar dari ruang seni Cuma untuk sholat dhuhur dan makan. Astaghfirullah...
Tapi ada hal seru juga dari melukis. Karena melukis, aku bisa sampe Jakarta dua kali. Bisa merasakan lukisanku dipamerkan di Galeri Nasional Jakarta, dan Ancol. Aku juga mampir ke TMII dan Dufan (aku kan belum pernah kesana). Dan ketemu tersangka koruptor juga. Kok bisa? Tau bu Miranda Goeltom yg sempet booming krna kasus korupsi? Itu yang punya YASERI. Aku pernah salaman dan ngobrol dikit sama ibu itu, eh gak taunya masuk tivi  gara-gara kasus. Sayang sekali, padahal orangnya ramah lho. Ckckck -_-
Satu lagi kompetisi yang unforgetable. Lomba mural se-DIY. Apa istimewanya? Lombanya berlokasi di sepanjang jalan Malioboro. Dan lombanya di mulai tepat jam 12 malam sampe jam 5 pagi. Hohohoho. Gara-gara itu aku jd merasakan tidur di emperan Dunkin Donuts Malioboro. Kami melukis dengan semangat di awalnya dan terkantuk-kantuk di akhir. Dan ini lomba mural sob. Peserta lain itu ada yang udah pelukis jalanan tersohor, bomber, dll. Kalah sih, tapi tantangannya di lomba ini bener-bener terpampang nyata cetar membahana badai. Hahahaha. Dan walopun kalah juga, aku pernah ikut lomba lukis Internasional di China. Lukisanku tok tapi yang ke sana. Aku enggak :p
Aku belajar banyak dari seni rupa. Ketika tanggung jawab besar juga menghampiri, gara-gara seni rupa. Kelas 2 SMA aku terpilih jadi ketua ekstrakulikuler Seni Rupa di SMA ku (terpilih karena gak ada calon lain. iyyuuhh). Jadi subseksi Seni Rupa di OSIS, dll. Seketika hidupku jd penuh dengan seni rupa. Bacaanku jadi majalah Seni Rupa, Visual ART dll. Aku jadi baca ensiklopedi ttg Seni Rupa, ttg pelukis-pelukis dunia. Dari sini aku beneran nyadar kalo seni itu gila. Dimana aku aslinya hidup di tengah2 lingkungan religius islam, tapi di Seni Rupa gak ada hal yg tabu. Lukisan dengan obyek telanjang itu biasa meeen!! Aku agak kaget juga sih kalo liat begituan. Oh meenn, tapi itu seni. Seni itu gila. Hmmm -_-
Tapi setelah masuk kuliah, seakan hidupku berubah total. Sekalipun aku udah gak pernah menyentuh kanvas lagi. Tugas kuliahku banyak bgt. Temen kuliahku skrg mungkin gak pernah  tau kalo aku bisa melukis. Cuma artikel di koran yang jd bukti. Aku pernah masuk koran coy, profilku dimuat sebagai ‘pelukis remaja’. Padahal ya Cuma menang sekali. Hahaha.
Ah, terima kasih seni rupa. Banyak pengalaman yang bisa jadi kenangan dan pelajaran. Aku gak punya cita-cita sedikitpun utk jadi pekerja seni. Aku mau jadi guru biologi. Tapi masa-masa itu tetap tak terlupakan. Aku masih memajang lukisanku di rumah. Suatu saat, aku pasti pegang kanvas dan kuas lagi. Berkutat dengan lukisan lagi sampe lupa makan dan mandi. Hahaha.
Oke, see you. Siapapun yang baca tulisan ini dan punya hobi yang sama, bisa deh ngobrol2, semoga aku masih nyambung. Wkwkwk. Oiya, aliran lukisanku Realis-Dekoratif. Bagi ilmunya kalo ada yg ahli di aliran ini J
Oke oke. Follow me @beckblues :*


Kamis, 16 Mei 2013

EUROPA LEAGUE: CHELSEA !!!!!!!!!

hiyaaaa, chelsea, tolong maafkan saya :(
aku gak tau kalo ada final europa league, chelsea vs benfica malam ini. hah, trueblue macam apa aku ini -_-
aku tau dari twitter, itupun udah halftime. dan gak segera beranjak ke depan tivi. malah ngerjain laporan (jane nggarap laporan karo nonton chelsea ki penting endi to? hahaha). aku cuma nonton pas angkat trofi. gak papa lah ya. yang penting nonton, walopun dikit :')

oke, dari hasil kepo, diketahui bahwa chelsea menang atas benfica dengan skor 2-1. main di amsterdam. gol pertama dari torres di menit ke 60. gol kedua dari ivanovic di saat injury time. yeaaahhh, kowe keren massssssssssss :D :* :3

arep ngomong opo meneh? uwes, semene wae aku wes seneng. wes semangat. oke sip. aku wes lali karo laporanku. hahaha. ok, seperti tradisi sejak jaman SMP, pokoke tiap chelsea bar menang, saya harus berangkat sekolah/ kuliah pake atribut chelsea. hmm, pake tas chelsea? wes suwe ra dinggo. oke sip, besok pake jaket chelsea. sip sip

#KTBFFH #CFC #BlueIsTheColour
@beckblues

Rabu, 30 Januari 2013

NOVEL itu....


Novel. Udah banyak yg tau, ini barang apa. buku? Jelas. Lebih pantes disebut buku tebel. Karena biasanya novel itu tebel (padahal gak semua). Mungkin banyak yg heran ya, kenapa bisa kuat baca buku setebel itu. Bukunya aja bisa diukur tebelnya. Kalo novel itu empuk, bisa buat bantalan tidur. nah, aku, sebagai orang yang tahan baca novel, mau meluncurkan alasan kenapa novel itu cetar membahana. Dan ini agak aku bandingin juga sama filmnya. Kan biasanya novel bagus trus ada filmnya kan. Oke. Siap. Ini --->>>>
#  Imajinasi
Mungkin ini juga alasan kenapa aku lebih suka baca novelnya ketimbang nonton filmnya. Imajinasi. Kalo di film, udah tersedia gambar dan adegan, kita tinggal nonton. Tapi di novel, ketika Cuma disebutkan deskripsi situasinya, tokohnya, adegannya, kita sebagai pembaca mau gak mau pasti otaknya ikut membayangkan kondisi yang digambarkan di novel itu. Dan tiap orang pasti imajinasinya beda2. Dan, imajinasi itu tak terbatas. Kita bisa membayangkan adegan paling sederhana sampai yg rumit. Aku pernah salah imajinasi. Kok bisa? Aku baca novel Hunger Games, udah sampe puluhan halaman, aku membayangkan settingnya kolosal, vintage, gitu. eh tapi kok lama2 nyebut kabel listrik, TV, kamera, ah ternyata aku salah imajinasi. Hahaha. Makanya sering film itu juga bikin pembaca gak puas. Kenapa? Karena imajinasinya beda sama sutradara filmnya. Hahaha.

#  Detail
Dengan wujud yang tebel gitu, otomatis yg disampaikan juga lebih banyak. Misalnya Harry Potter. Novelnya yg kelima ada 1200 halaman. Aku baca itu kira2 6 hari tp pake berhenti. Dan filmnya Cuma 2 jam kurang lebih. Jelas kan kalo di novel lebih detail. Apapun pasti ada di novel :)

#  Banyak quote yg bisa di inget
Film juga bisa sih. Tapi kalo aku sendiri, susah mengingat kata2 yg diucapkan. Kalo di novel kan udah tertulis. Jadi gampang dan tinggal di salin. Dan udah jelas gak akan salah kata2nya :D

#  Kepuasan tersendiri bagi pembaca
Ini yang penting. Misalnya waktu aku baca novel Harry Potter. Novel yg paling tipis, itu udah tebel. Nah lho. tapi aku saking senengnya sama novel ini, hampir semuanya udah aku baca lebih dari sekali. Yang 1 sampe 3 udah aku ulang ratusan kali. Yg 4, 5 sama 6 udah aku baca 2x. 3 novel ini ada sekitar 800-1200 halaman. Cuma yg ke-7 yg baru aku baca sekali. Dan aku gak bosen baca berkali-kali. Novel indonesia yg aku baca berkali-kali Cuma 1, Ayat-ayat Cinta. Ya itu tadi alesannya, kepuasan. Kalo udah baca, gak cukup Cuma sekali. Asiknya tetep gak berkurang. Hahahaha.

Nah, jadi bagi yg masih merasa novel itu untouchable, hilangkan perasaan itu. Coba aja baca novel yang genrenya kalian suka, gak harus yg tebel. Yg tipis dulu, lalu bayangkan, pasti ketagihan pengen baca terusannya. Secara gak langsung dan gak niat ngapalin, pasti kita jadi apal isi novelnya kalo kita baca pake perasaan. Ciyuss. Misalnya Harry Potter lg nih. Aku jadi apal sama semua nama tokoh Harry Potter, nama tempat yg digunakan, nama hewan atau makhluk aneh di Harry Potter. Dan itu udah di luar kepala. Ibuku sampe bilang “Andai novel Harry Potter itu buku pelajaran, kamu pasti udah paling pinter sedunia”. Hahaha. Tapi sayangnya kalo aku baca buku pelajaran, jarang pake perasaan, jadi ya gak ada yg nyantol. Hahaha
Sekian sekian. Intinya, ayo membaca. Gak harus novel deh. Komik juga bagus. Lebih sakti lagi kalo mau baca buku pelajaran. Hahaha

@beckblues

Selasa, 29 Januari 2013

Otanjoubi omedetou Hyde :*

ini hampir tanggal 30 januari. jadi aku ngetiknya sambil mengejar waktu. mumpung masih tanggal 29 Januari 2013. selamat ulang tahun, otanjoubi omedetou Hyde L'Arc~en~Ciel. di umur ke 44 tahun ini, lanjutkan karyamu. walopun sejujurnya aku udah gak update ttg lagu2nya lagi, tapi setidaknya lagu2 lamamu masih ada di playlistku. hahahaha. My Heart Draws a Dream. dan semua lagumu, aku sukaaaaaa. suaramu pas nada tinggi itu juga bikin merinding. oke. wyatb. mumumumu :*

Senin, 28 Januari 2013

Aktif Itu Pilihan (dan Resiko)

bukan rahasia lagi kalo banyak yg bilang yg namanya anak yg aktif non-akademik itu biasanya akademiknya gak terlalu bagus. tapi sama aja sih, yg akademiknya bagus, belum tentu non-akademiknya bagus. makanya, ini pilihan. mau jadi kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang) atau kura-kura (kuliah-rapat-kuliah-rapat), ini pilihan.

ini terbukti lho. misalnya di saat wisuda. yg duduk paling depan alias cumlaude, IPnya bener2 cetar. tpi ya cuma itu prestasinya, duduk paling depan dan namanya gak disebut rektor di sesi selanjutnya. maksutnya gini, biasanya di sambutan rektor itu, rektor bakal nyebut nama2 wisudawan berprestasi di bidang non-akademik. misalnya juara Karate, juara Judo, juara lukis, atau juara2 yg lainnya. dan hampir dipastikan, mereka yg disebut itu duduknya di belakang alias bukan cumlaude. karena memang inilah keterbatasan manusia, gak bisa sempurna di semua aspek kehidupan. yg cumlaude ya IPnya cetar membahana, tp gak ada prestasi lain. sementara yg juara di mana2, IPnya mungkin cuma standar. tapi ada juga sih yg bisa 22nya, bisa salah satu, atau mungkin malah bukan 22nya.

dan semester ini, IP ku turun. semester yg kemarin itu memang semester berat. otak, jiwa dan raga harus ekstra diperas utk melewati semester 3 pendidikan biologi. tapi aku akui juga sih, belajarku juga kurang semester kemarin. sementara temen2 sekelasku udah mnyerahkan seratus persen jiwanya utk belajar. jiwaku harus dibagi 3. utk kuliah, utk Menwa, dan utk Judo. kalo yg lain setelah kuliah langsung megang buku dan belajar sampe ketiduran. kalo aku, setelah kuliah ke Menwa atau Judo dulu. pulang paling cepet jam 8 malem, sampe rumah capek. tidur. trus ngalong sampe pagi buat belajar sama ngerjain tugas kuliah. dan paginya kuliah lagi, sore UKM lagi, dan kayak gitu terus siklus hidupku :')

tapi walopun IPku skrg turun, aku gak sepenuhnya menyesal. sedih sih. banget malahan. aku juga gak nyalahin UKM. malahan UKM itu udah menyelamatkan jiwaku. hahaha. aku kalo di kuliah udah stress, rasanya pengen nangis tiap lg di dalem kelas. (dan aku pernah nangis beneran gara2 gak kuat belajar). penyelamatku cuma UKM. rasanya puas banget bisa banting orang di Judo. lebih puas lagi kalo aku njuk minggat 3 hari sama Menwa. jumat sabtu minggu itu biasanya di Menwa ada acara. entah ke merapi, gunung sempu, atau mana gitu. yang penting puas. walopun seninnya nangis2 lagi. malahan temenku ada yg bilang "Nisa ki nek lagi stress, pelampiasane njuk melu UKM sing ngeri2". hahahaha.

satu yg bikin aku tetep semangat. walopun IPku gak sebagus temen2 sekelasku, tp aku punya pengalaman yg gak mereka punya. sementara temen2ku cuma berkutat di kost atau rumah. aku pernah mendaki sampai Lawu, aku pernah mnyusuri sungai di Merapi, aku pernah jelajah malam di kuburan cina di bukit Sempu, aku pernah terjun dari atap GOR UNY, aku bisa SRT, aku bisa Judo, aku kuat push-up ratusan kali dalam sehari (hahaha -_-), aku pernah ikut TIM SAR DIY, aku bisa mountenairing, aku pernah jalan kaki dari Bantul sampe UNY, dan lain-lain. mungkin skrg hal2 di atas cuma sekedar cerita, tp aku yakin suatu saat ilmu dan pengalaman itu bisa berguna di kemudian hari :D

dan ada yg pernah bilang, punya banyak kenalan itu penting. kalo temen2 yg setelah kuliah trus pulang, otomatis dolannya ya cuma di kampus, itupun mungkin cuma kenal temen sejurusan atau sefakultas. tapi gara2 aku ikut UKM, apalagi UKM ku tingkat univ, aku skrg dari 7 fakultas punya kenalan semua. dari berbagai angkatan. gak cuma mahasiswa, dosen juga. pernah dulu ada orang yg agak meremehkan kekuatan UKM. karena setauku dia sama sekali gak ikut organisasi apapun di kampus. dia liat aku bawa seragam Menwa dan dia bilang "ngapain repot2 ikut UKM kyk gituan? cuma dpt capek, mending seriusan kuliah". oke, kata2nya bener2 aku inget. tapi suatu hari, dia mau KKN dan butuh pinjemin alat apa itu aku lupa. dia bilang sama aku "eh tolong pinjemin ke UKM mu dong". aku tanya "knapa gak pinjem ke HIMA-mu atau BEM sini aja?". dia jawab "aku gak punya kenalan anak HIMA atau BEM sini e". nah loooo, kemaren siapa yg bilang ikut UKM itu gak guna? giliran butuh, dia gak punya siapa2 yg bisa dimintain tolong. hohohoho.

tapi aku juga gak menyalahkan orang yg serius kuliah lho. sekali lagi, aktif itu pilihan. dan pilihan itu ada resikonya. aku juga salut sama temen2ku yang bisa sepenuh hati belajar. IP mereka bagus2. aku juga pengen bisa punya IP bombastis kayak mereka. tapi ya itu, resiko juga ada. kalo sekarang IPku turun, ya itu juga resiko dari pilihanku. jadi pesanku utk temen2 yg IPnya bagus tp gak pernah masuk organisasi: nikmati hidup kalian sebagai mahasiswa, jgn hanya berkutat sama kuliah. kampus itu isinya gak cuma ruangan kelas. tapi banyak fasilitas yang udah disediakan sama rektorat utk kita pakai sebagai sarana pengembangan diri. jadi, sekali-kali, ayo ikut UKM, HIMA, BEM, DPM atau organisasi lainnya. dan utk teman2 aktivis kampus tp IPnya gak seberapa: jangan patah semangat. tetap tekuni bidang yg kita sukai. tp jgn lupa sama kuliah. sebisa mungkin buat segalanya seimbang. kita punya pengalaman yg org lain gak punya. oke semuanya?

GANBATTE KUDASAI. Aal izz well. asal kita tetap fisabilillah, Allah pasti akan selalu menyertai pilihan kita dan membantu kesulitan kita. amin :)

Sabtu, 26 Januari 2013

Cosplay

Cosplay itu kependekan dari Costume Player (bener gak sih nulisnya?). kalo arti resminya, aku juga kurang paham. intinya, cosplayer itu orang-orang yang memakai kostum. hahaha. nah, khusus yg lagi dibicarain di sini adalah Cosplay Jepang. 

untuk orang2 yg sering dateng ke Japan festival pasti udah tau cosplay itu apa. termasuk aku. sering liat sih, dan yang namanya cosplay itu udah menu wajib di acara kayak ginian. dan yah, sedikit ada rasa kepengen juga buat ikutan cosplay. nah, kalo ditanya pengen cosplay jadi apa, udah pasti, aku pengen jadi Temari. hahaha. siapa itu? salah satu tokoh di naruto, ninja dari Suna Gakure. desa pasir. tapi itu cuma impian, aku pake jilbab, jelas gak mungkin cosplay gituan. hahaha

bisa bayangin gak sih aku pake kostum2 itu? kalo utk penggemar cosplay, ini hal wajar. tapi utk orang yg awam cosplay, aku yakin pasti heran. dan mungkin menganggap cosplay itu aneh. pernah ada yg cosplay dengan kostum malaikat dan dia beneran pake sayap yg gedeeee banget. dan mungkin yg paling sering ditemui itu kostum2 anime terkenal. misalnya naruto, one piece, bleach, kenshin, inuyasha, dan entah anime apa itu aku juga gak pernah nonton. hahaha.

yang pengen aku sampein dari postingan ini adalah, khususnya untuk orang2 yg gak kenal cosplay: COSPLAY ITU ASIK. hahaha. jangan cuma dilihat dari anehnya aja. memang kami kekanak-kanakan. karena memang banyak cosplayer itu yg udah dewasa, masih suka nonton anime, tokusatsu, baca manga, dll. tapi ini seni. coba dilihat dari segi seninya. dari kostumnya. jelas, itu hasil karya seni. dan tiap tampil gak mungkin cosplayer itu diem aja. pasti sambil ngapain gitu. ada yg nyanyi. ada yg beneran main pedang, ada yg tarung beneran, dll. ini juga seni, seni pertunjukkan.

jadi, mari kita nikmati seni yang ada di dunia cosplay. gak susah kok nemu acara kayak ginian. sekarang banyak di mall atau tempat umum yg jadi wahana japan festival. tinggal kita gimana cara menikmatinya aja. oke? :D

ini ada beberapa foto2 cosplayer yg menurutku bagus, cari di google yg jelas, kalo foto pribadi ada akunya. ntar malah mengganggu. hahaha

Atas dari ki-ka: one piece, temari (naruto) , orochimaru (naruto)
bawah dari ki-ka: gotei (bleach) , akatsuki (naruto)

Ada yang Baru Lhooooo :3

- apaaaa??
- background blognya

hahahaha. 

bukan apa2, cuma mau move on kok. bukan move on dari Chelsea lho ya, masih True Blue kok, selamanya KTBFFH :)
ya sekedar pengen ganti. skali2 pake background feminim gini lah ya. biar tau kalo yg punya blog ini cewek. hohohoho.
okaaay, welcome welcome, the new Blue :D

@beckblues

Minggu, 06 Januari 2013

Ada yg salah dengan MENWA?

MENWA itu apa? gampangnya MENWA itu Resimen Mahasiswa. resimen itu artinya prajurit. jadi simpulkan saja sendiri artinya.

ini sekarang aku nulisnya lagi pake emosi. emosi terpendam, dan tadi sore disulut lagi, jadi meluap-luap lagi. berawal dari aku nyari brivet tadi sore di kompleks AAU (Akademi Angkatan Udara). entah kenapa yg jual (dan gak cuma 1), mereka memandang aneh kami (aku sama susi). koyo ra tau weruh MENWA wae, biasa mbak, santai. terbukti kalo mereka gak tau MENWA itu apa.

ajaran kami mengadopsi dari militer. kami militer tapi seperti bukan militer. padahal di lambang kami masih ada simbol TNI- AD, AL, AU lengkap beserta POLRI. menandakan bahwa kami adalah anak kalian. tapi skrg udah bukan ya? mulai beberapa taun terakhir ini, MENWA udah bukan di bawah mereka lagi. skrg atasan langsung kami adalah rektor. skrg kami adalah UKM, Unit Kegiatan Mahasiswa. sama seperti kegiatan2 lain di universitas. sebenernya kami gak papa, kami gak keberatan. tapi ya tolong hargai kami seperti kalian menghargai UKM-UKM lain. kami juga mahasiswa, sama seperti mahasiswa lain. tapi kok gitu ya?

dulu aku gak terlalu merasa sih, cuma setelah aku ikut LKMM sama pelatihan UKM sehat yang diadakan univ ku, aku jadi tau pandangan orang tentang kami. bahkan ada seorang dosen pengisi materi yang menurutku leluconnya keterlaluan (kebetulan dia dosen biologi, dosenku sendiri). aku udah hapal, sejak jaman LKMM sampe UKM-sehat, beliau terkesan 'mengejek' MENWA. tapi oke, semua seisi kelas ketawa semua. aku juga waktu itu ikut ketawa, nyenengke uwong kan opo salahe, biar puas semua orang yg ada di situ. temen2 dari UKM lain ketawa semua, tanpa mereka tau, aku ketawa tapi sebenere dalam hati dendam kesumat nyumpah-nyumpah.

aku paling inget waktu dosen itu menertawakan seragam kami. seragam kami yg hijau itu. emange ngopo to? masalah? seragam yang kalian semua tertawakan itu, beda maknanya buat kami. dapetnya susah. direwangi munggah ketuk merapi cuma buat ngambil brivetnya. direwangi merayap dan di guling-guling di parangtritis cuma untuk dapet baretnya. ah, tapi kalian gak tau.

awalnya aku dulu merasa kalo pake seragam MENWA itu keren. tau gak? nganggo sragam kui ki abot yo. sak penake. aku embuh ngopo gak bisa lupa sama pak dosen sama temen2 UKM yg waktu itu ikut ngetawain sragamku. dikiro gampang po? aku merasakan sendiri bedanya pas aku pake sragam sama pas enggak. misalnya pas ospek univ, maba kan agak kacau. tiba2 PKnya FIS 'komplen' ke aku. alasannya karena aku pake sragam. sedangkan sie keamanan ospek yg asli sragamnya kan sama kyk panitia lain, jd susah dicari. sama juga ceritanya kyk pas Display UKM, ada yg kameranya ilang pas display, trus lapornya ke aku. alasannya sama juga, karena aku pake seragam. sedangkan keamanan display yg asli juga susah dibedain sama panitia lain. ngono kui lho, dikirane gampang po nganggo seragam kui? cobo kowe2 ki do ngrasakke dadi kene. tapi ternyta mung lucu to?

memang, anggota kami sedikit. nggak kayak UKM lain. kami juga gak pernah ada prestasi yang jelas. nggak kayak UKM olahraga yg bisa urun medali emas perak perunggu, nggak kayak UKM seni atau penalaran yang karyanya jelas dan bisa dinikmati orang lain. tapi ya tolong dihargai lah. setiap UKM pasti punya tujuan masing2, kami juga. kami sudah bukan anak TNI dan POLRI lagi, tapi kenapa di universitas kami sendiri juga tidak dihargai? kami juga mahasiswa universitas ini, kami juga bagian dari 37 UKM yang ada di universitas ini, di seragam kami juga ada identitas universitas ini. tapi?

cukup, aku nulis banyak di sini juga gak banyak bikin perubahan. ya semoga MENWA bisa lebih baik lagi. mungkin kekurangan itu memang dari kami. doanya saja semoga bisa dirubah sedikit demi sedikit pandangan tentang kami. hufsss, astaghfirullah hal adzim.

Widya Castrena Dharma Siddha!!!!!

Senin, 31 Desember 2012

Sebuah Cerita #1

Sebenernya ini aku nulisnya tanggal 10 Juni 2012 yang lalu. aku ketik di Ms Word, di save, dan lupa. tiba-tiba buka ini lagi dan rasanya ini penting untuk di share di blog ini. hmm, dengan sedikit editan dan sensor, karena aku nulisnya bener2 pas hari H, jd emosinya lagi meluap-luap pas nulis ini. hahahaha. ini dia cerita tentang MENWA :D


100612
Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah
Hari ini adalah hari bersejarah untuk camen yudha XXXV Satmenwa Pasopati UNY. Kenapa? Tentu saja, tentu saja, akhirnya kami PEMBARETAN. Sekarang kami adalah MENWA!!!!!!! Ye ye yeeeeee :D
Setelah sekian lama jadi camen, setelah sekian lama suka dan duka menyertai perjelanan kami. Apalagi buat aku pribadi yang ikut menwa sejak semester 1 lalu. Ya Allah, saya sangat terharu dan bersyukur.
Subhanallah, di baretkan di Pantai Parangtritis. Setelah di peras tenaganya oleh para skolat di pantai. Merayap, merangkak, lari, jongkok, push up, sit up, lari lagi, merayap lagi, dan sebagainya. Belum lagi waktu harus ngambil brifet dengan mulut. Subhanallah, rasanya nikmat sekali :D

Inilah 10 Resimen yang berhasil sampai ke tahap akhir:
*   Irham Nisaur Rohim, FMIPA
*   Susi Widiyastuti, FT
*   Wahyu Widdyah, FT
*   Fajar Nugroho, FIP
*   Bayu Dwi Prasetya, FIP
*   Nurul Hidayah, FMIPA
*   Rumekar Triastuti, FMIPA
*   Nurkholis Dian Nugroho, FBS
*   Danang Juli Prasetya, FT
*   Wahyu Sri Kristiono, FIP

Jujur gak nyangka kalo sepeuluh nama inilah yang ternyata akan aku tulis sekarang. 3 FMIPA, 3 FT, 3 FIP dan 1 FBS. Dulu MENWA di dominasi oleh FIK dan FISE. Tapi sekarang sama sekali gak ada. Dulu gak ada dari FMIPA sama FIP, tapi sekarang ada 3 FMIPA dan 3 FIP. Sangat tak terduga. Karena memang jumlah kami selalu berbeda dengan nama yang berbeda pula tiap pendidikan. Tapi inilah kami, sepeluh resimen yang bertahan sampai sekarang. SENANG!!!!!!!!!!
Untuk sepuluh resimen seyudha ku, aku Cuma mau bilang kalo aku sayang kalian. Setelah semua yang kita lalui sejauh ini, tanpa diragukan lagi. Kalian telah mengukir kenangan tersendiri untuk ku pribadi. Kalian telah mengisi jatah sahabat di hatiku. Bahkan ada sedikit kata hati yang mengatakan bahwa kalian adalah saudaraku. Saudara yang berawal dari sebuah MENWA
Untuk calon resimen yang pernah berjuang bersama ku, sungguh aku masih sangat ingat kalian. Ingat nama nama kalian, ingat saat saat bersama kalian, dan suka duka bersama kalian. sayang sekali kita tidak bisa bersama untuk saat ini. Kita gak bisa senang sama sama untuk merayakan ini semua. Seandainya kalian mau bersabar sebentar lagi, mau bersusah payah sebentar lagi, kalian pasti akan sama bahagianya denganku sekarang.
Untuk para senior, yudha berapapun, terima kasih untuk bimbingannya selama ini. Jujur, ada kalanya kalian menyebalkan. Sangat menyebalkan!! Tapi aku sayang kalian sumpah!!!! Dibalik nyebainya kalian, kalian punya rasa sayang yang gak semua senior mau menunjukkan. Hmmm, terima kasih pak dan bu senior
Hwaaaaaa, gembira, gembira, MENWA itu gembira. bahagia, bahagia, MENWA itu bahagia :D 


itu tadi cerita pas aku selesai pembaretan. dan kabar terbaru sekarang adalah, yudhaku cuma tinggal 8 orang. tanpa danang dan bayu. sedih. kalo danang sih aku gak terlalu deket ya. tapi bayu, bayu!!!. dia camen sejak semester 1. dia bahkan lebih dulu ikut Menwa daripada aku. aku sangat menyayangkan kalo bayu keluar. tapi ya mau gimana lagi, wes angel tenan e bocah siji kae dijak ng mako. huhuhu. oke oke, stop di sini. ini ceritaku, apa ceritamu? *iklan mie dok-dok*
see youuuuuu :*